Mahasiswa PNJ Membanggakan di Pasar Modal Indonesia - utehaha
  • Mahasiswa PNJ Membanggakan di Pasar Modal Indonesia

    Rabu (28/10) BEM PNJ membagikan kabar baik di laman resmi instagramnya. Dengan tulisan besar tertulis, “PNJ MEMBANGGAKAN”. Unggahan ini berisi kemenangan salah satu mahasiswa dalam Kompetisi HUT 43 Pasar Modal Indonesia.

    Rizka Ismi, mahasiswa jurusan Akuntansi Program Studi Manajemen Keuangan ini menjadi juara pertamanya dalam konten youtube yang dia buat.

    Berlatar belakang anak Akuntansi dan aktif di Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) PNJ Capital Market Student Society(CMSS) sebagai Kepala Biro Controlling, Development, and Research. Sebenarnya dia sudah mulai tertarik dengan pasar modal sejak duduk di bangku SMK kelas 11. Tapi baru benar-benar menyukainya saat masuk PNJ dan bergabung dengan CMSS tadi. Selain itu, dia juga jadi bagian pengurus di ISP Bogor dan Asosiasi KSPM/S Se-Indonesia.

    Ismi adalah pribadi yang suka berbagi ke banyak orang dan hal-hal yang berbau pasar modal. Kebetulan saat itu Pasar Modal Indonesia sedang mengadakan kompetisi untuk merayakan hari jadinya. Dari kesukaannya inilah yang membawa Ismi ke kemenangan di perlombaan tersebut.

    Videonya yang berisi sinematografi yang apik dan narasi yang mudah dipahami, banyak menarik penonton hingga 2.000 lebih jumlah tayang. Ditambah penokohan satu peran dengan menggambarkan keseharian manusia sebagai konsumen yang bergantung atau berkaitan erat pada perusahaan-perusahaan di pasar modal.

    Pengumuman pemenang dibagikan oleh instagram Indonesia Stock Exchange dan terdapat Ismi sebagai juara 1 kompetisi konten youtube. Dia mengatakan, “Saya tahu kabar kemenangannya dari teman-teman lewat whatsapp group”. Puji syukur dia dan keluarga panjatkan kepada Allah, karena telah melimpahkan rezeki-Nya. Lalu BEM PNJ pun turut mengunggah berita ini dan dibanjiri komentar selamat atas keberhasilan Ismi.

    Pesan yang dia coba sampaikan lewat videonya cukup sederhana yaitu, ingin mencoba untuk membuka mata orang-orang bahwa perusahaan yang menerbitkan saham itu benar-benar ada di sekitar kita. “Daripada sekadar jadi konsumen aja, lebih baik jadi pemilik perusahaan juga, bukan?” tambahnya.

    Selain itu, dia juga ingin mencoba menyadarkan milennial-milenial. “Beli kopi mahal 2-3 kali seminggu, tapi masih bilang nggak punya uang buat investasi saham. Padahal saham sudah bisa dimulai dari uang Rp100.000 aja”.

    Untuk orang yang masih awam akan persahaman ini kuncinya adalah belajar. Belajar dahulu dari sumber-sumber gratis seperti, e-book, instagram, youtube, dan lain-lain. “Kalau sudah, jangan lupa untuk langsung buka account saham biar langsung take action,” katanya.

  • You might also like

    9 komentar :

    1. Selamat buat Kak Ismi, semoga bisa terus mengembangkan prestasinya

      Tertarik sih sama omongannya, klo 100k udah bisa mulai ikut saham. Tapi masih kurang berani buat coba.

      BalasHapus
    2. Bangga banget. Mau juga kyk kak ismi. Tapi sesuai dengan jurusan aku

      BalasHapus
    3. aakk kerenn, semoga banyak yang menuai prestasi lagii

      BalasHapus
    4. Wah keren banget ismi, temen gamabo jaman maba wkwk

      BalasHapus

Advertisement